Header Ads

Ini Kandidat Bakal Calon Walikota Langsa Tahun 2017 Versi Seuramoe Institute

TuguLangsa - Meski Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) masih dua tahun lagi baru digelar, Lembaga Seuramoe Instutute merilis sejumlah nama yang diprediksi menjadi bakal calon (balon) Walikota/Wakil Walikota Langsa periode 2017-2022.

Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan Seuramoe Institute di tengah masyarakat, terungkap sedikitnya ada lima nama calon walikota yang mencuat. Diantaranya, Usman Abdullah, Marzuki Hamid, Ali Sadly (Ali Pisang), Yuniar, dan Bustami Usman. Sementara untuk wakil walikota beredar nama-nama seperti, Nur Zahri, Rusli (Tambi), T. Hidayat, Agussalim dan Ir Joni.

“Hasil pengamatan kami, sejumlah nama tersebut banyak diperbincangkan bakal menjadi calon walikota/wakil walikota pada Pilkada tahun 2017 mendatang. Hal ini menunjukan tingkat demokrasi dan pendidikan politik di Langsa yang semakin baik,” ungkap Ketua Divisi Kajian Publik Seuramoe Institute, M. Ryansyah, ST kepada wartawan di Langsa.

Menurutnya, tingkat partisipasi publik meningkat paska pemerintah menetapkan pilkada serentak se-Indonesia. Kendati, Aceh dan beberapa daerah lain akan melaksanakan pilkada sesuai jadwal tersendiri. Karenanya, kata dia, publik di Langsa mulai menginventarisir tokoh-tokoh masyarakat yang diharapkan mampu membawa perubahan dalam kepemimpinannya nanti.

“Saat ini tingkat partisipasi masyarakat terhadap demokrasi dan perpolitikan semakin bagus. Inventarisir sejumlah tokoh yang diprediksi bakal menjadi calon walikota/wakil walikota mulai ramai diperbincangkan,” papar anak muda ini.

Dijelaskan, Usman Abdullah dan Marzuki Hamid adalah pasangan Walikota/Wakil Walikota Langsa 2012-2017 (incumbent) yang diprediksi bakal tidak lagi maju bersama, melainkan bersaing di Pilkada mendatang. Apa lagi, kata Ryan, selama dua tahun lebih memimpin Kota Langsa, pasangan ini terindikasi kurang harmonis diantara keduanya.

Selain itu, sambung dia, Ali Sadly merupakan politisi senior yang berlatar belakang pengusaha, mantan anggota DPRK Langsa periode 2004-2009 dan 2009-2014 yang pada Pileg 2014 tak lagi maju sebagai caleg karena fokus mengurus partai sejak tepilih sebagai Ketua DPD II Partai Hanura Kota Langsa. “Kans Bang Ali saat ini memang begitu kuat.

Hanya saja sosok wakil walikotanya nanti harus dipadukan benar-benar mampu memberikan sumbangsih positif nan nyata pada pendulangan suara,” sebut dia.

Selanjutnya, Ryan kembali menjelaskan, sosok Yuniar SP, Msi juga tak kalah banyak diperbincangkan. Mantan Wakil Ketua DPRK Langsa 2004-2009 dan anggota DPRA 2009-2014 serta 2014 – 2019 itu, diangap memiliki kans kuat melenggang mulus menjadi orang nomor satu di Langsa. Kemudian, tambah dia, Bustami Usman juga punya kans yang juga sama untuk menang pada pilkada nanti. Dimana, Bustami adalah sosok birokrat handal yang juga pernah menjadi Pj Walikota Langsa.

“Untuk Ibu Yuniar dan Pak Bustami, mereka sama kuat dan punya kans yang sama. Jika saja kedua tokoh ini bisa bersatu dalam sebuah paket pasangan calon. Maka pasangan calon lain nantinya kewalahan bertarung dengan mereka berdua ini. Pasalnya, kemampuan Yuniar di parlemen (legislatif-red) dan Bustami di eksekutif bisa bersinergi membawa kemajuan kepada kota Langsa,” papar Ryan menganalisa.

Sementara untuk posisi wakil walikota juga tak kalah seru, Nurzahri dan Rusli (Tambi) adalah politisi Partai Aceh yang kini menjadi anggota DPRA. Dimana Nurzahri digadang-gadangkan merupakan orang dekat gubernur Zaini Abdullah. Sedangkan Rusli adalah eks kombatan murni yang diusung masyarakat sebagai wakilnya di parlemen Aceh pada Pileg 2014.

Profil T. Hidayat juga bisa memberikan perolehan suara signifikan pada Pilkada nanti jika dipaketkan dengan salah seorang calon walikota. Dimana, sebut Ryan, Ketua DPD II Partai Golkar dan Wakil Ketua DPRK Langsa dua periode berturut-turut itu, sangat low profil dan bersahaja. “Jika Bang Hidayat berduet dengan Bang Ali Sadly, maka tidak diragukan lagi paket pasangan ini menjadi suatu kekuatan maha dasyat dan sukar ditaklukan pasangan calon lain,” kata Ryan berprediksi.

Untuk Agussalim, kata dia lagi, sosoknya sebagai birokrat sejak di Aceh Timur hingga kini menjabat Kepala Kesbangpol dan Linmas Kota Langsa, sangat dekat dengan warga. Terlebih, kedekatannya dengan kelompok aktivis menjadi modal lain tersendiri yang bisa menguatkan dia jika bersanding sebagai calon wakil walikota.

Ir Joni yang telah malang-melintang di kancah politik, tidak lagi diragukan ketokohan dan basis massanya. Tiga periode sebagai anggota DPRK Langsa, menunjukan bahwa dia pantas diperhitungkan tampil sebagai salah satu kandidat wakil walikota di Pilkada mendatang.

“Prinsipnya semua nama punya kans menang. Tinggal lagi bagaimana meramu paket pasangan calon yang tepat agar bisa tampil sebagai walikota/wakil walikota terpilih periode 2017-2022,” imbuh dia seraya menambahkan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan survey independen untuk melihat pasangan calon seperti apa yang diinginkan masyarakat Langsa pada Pilkada nanti. | HarianAceh
Diberdayakan oleh Blogger.